<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KeuanganKeluarga.com &#187; pengeluaran</title>
	<atom:link href="http://keuangankeluarga.com/tag/pengeluaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keuangankeluarga.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 07:54:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Merencanakan Liburan Ekonomis</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-liburan-ekonomis/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-liburan-ekonomis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 21:29:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuli.k</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[budget]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[murah]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[tiket]]></category>
		<category><![CDATA[tour]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Pergi berlibur merupakan saat yang ditunggu-tunggu bagi seluruh anggota keluarga karena saat tersebut masing-masing anggota keluarga dapat melepaskan diri dari rutinitasnya sehari-hari. Selain itu, dengan pergi berlibur bersama juga dapat menjadi momen untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga. Namun, pergi berlibur sekeluarga tentunya membutuhkan biaya yang tak sedikit yang tentunya harus disisihkan dari keuangan rumah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008'>Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-dan-ekonomis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis'>Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pergi berlibur merupakan saat yang ditunggu-tunggu bagi seluruh anggota keluarga karena saat tersebut masing-masing anggota keluarga dapat melepaskan diri dari rutinitasnya sehari-hari. Selain itu, dengan pergi berlibur bersama juga dapat menjadi momen untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga. Namun, pergi berlibur sekeluarga tentunya membutuhkan biaya yang tak sedikit yang tentunya harus disisihkan dari keuangan rumah tangga. Agar kegiatan liburan dapat terlaksana dengan baik tanpa membahayakan keuangan keluarga, maka kita harus menjadikan rencana pengeluaran untuk liburan sebagai salah satu tujuan finansial, yang melibatkan proses perencanaan, perancangan budget dan menabung. Karena itu, perencanaan liburan yang matang dan dilakukan secara ekonomis sangat membantu kita untuk dapat mewujudkan liburan yang menyenangkan. Berikut tips-tips yang dapat diterapkan dalam merencanakan liburan keluarga secara ekonomis:</p>
<p style="padding-left: 30px">1. Tetapkan tujuan liburan sejak jauh hari</p>
<p style="padding-left: 30px">Tujuan liburan sangat menentukan besarnya biaya yang perlu kita persiapkan. Sekedar berwisata di dalam kota tentu membutuhkan biaya yang berbeda dengan wisata ke luar kota atau pun ke luar negeri.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">2. Buat detail rencana perjalanan</p>
<p style="padding-left: 30px">Tentukan berapa lama keluarga Anda akan berlibur, moda transportasi apa yang akan digunakan, di mana akan tinggal, tempat-tempat apa saja yang akan dikunjungi, apakah akan ikut rombongan tour ataukah merancang perjalanan sendiri.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">3. Cari informasi transportasi dan penginapan</p>
<p style="padding-left: 30px">Bila anda akan berlibur menggunakan pesawat terbang dan menginap di hotel, saat ini banyak sekali penawaran penerbangan murah, tempat penginapan (hotel) yang menawarkan harga promosi ataupun paket-paket liburan dengan berbagai tingkat harga. Umumnya, semakin awal Anda mencari informasi ini, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Pilihlah tanggal liburan <em>low season</em>. Umumnya biaya tiket dan hotel 10% lebih murah ketimbang saat <em>high season</em>. Jangan ragu membandingkan harga agen perjalanan dengan membeli langsung ke perusahaan penerbangan dan penginapan secara online. Masing-masing agen mengambil besaran <em>fee</em> yang berbeda. Bandingkan beberapa pilihan, dan kemudian tetapkan yang sesuai dengan budget Anda serta buat konfirmasi.</p>
<p style="padding-left: 30px">4. Cari informasi tempat dan harga makanan</p>
<p style="padding-left: 30px">Bila liburan Anda ini juga dimaksudkan untuk melakukan wisata kuliner khas daerah setempat, maka Anda perlu mencari informasi tempat dan harganya. Namun bila makanan tidak menjadi prioritas wisata Anda, maka Anda perlu mencari informasi kisaran harga makanan standar di sekitar tempat Anda menginap nantinya atau sekitar daerah wisata Anda.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">5. Cari informasi harga tiket tempat wisata</p>
<p style="padding-left: 30px">Bila Anda akan mengunjungi tempat-tempat wisata di kota yang akan Anda kunjungi, maka informasi harga tiket masuk tempat-tempat wisata tersebut penting untuk diketahui untuk memperhitungkan budget yang dibutuhkan.</p>
<p style="padding-left: 30px">6. Belanja</p>
<p style="padding-left: 30px">Setelah biaya utama disiapkan, jangan lupa persiapkan biaya belanja. Ini adalah dana yang akan Anda dan keluarga pakai untuk. Tambahkan dana sebesar 15% untuk mempersiapkan biaya jajan. Sebab selalu terjadi saat kita belanja kita atau anak ingin makanan dan minuman. Sebaiknya, jangan campurkan uang makan dan jajan selama belanja ini dengan pos uang makan yang ditetapkan di atas tadi.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p><strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px">7. Oleh-oleh</p>
<p style="padding-left: 30px">Meskipun oleh-oleh tidak wajib sifatnya, namun ada baiknya Anda persiapkan juga pos pengeluaran untuk itu. Biasanya kita ingin memberikan oleh-oleh, yakni berupa aneka cenderamata atau<strong> </strong>makanan khas untuk teman atau kerabat terdekat. Nmaun ingat, lakukan pengeluaran ini diakhir masa liburan. Jangan terpancing untuk mengeluarkannya di awal. Kalau ternyata ada biaya lain di atas yang tidak cukup, tentu biaya oleh-oleh ini yang harus Anda pangkas.</p>
<p>Setelah semua informasi tersebut kita peroleh, kita sudah bisa membuat perkiraan anggaran yang diperlukan untuk liburan. Setelah itu, kita bisa menetapkan berapa dana yang harus kita sisihkan untuk membiayai liburan yang kita telah rencanakan. Sumber dana untuk berlibur dapat diambil dari bonus atau tunjangan liburan yang biasanya diperoleh setahun sekali atau dua kali. Bila anggaran cukup besar, maka Anda harus menyisihkannya dari penghasilan bulanan ke tabungan atau investasi.</p>
<p>Sebagai patokan, bila liburan direncanakan dalam jangka waktu kurang setahun, pilihannya adalah menabung. Kalau diatas setahun, investasi dalam bentuk reksa dana merupakan salah satu solusi.</p>
<p>Sebisa mungkin hanya gunakan kartu kredit saat darurat. Jangan sampai Anda terjebak untuk membiayai liburan Anda menggunakan kartu kredit tanpa didukung oleh kemampuan membayar lunas saat jatuh tempo.</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008'>Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-dan-ekonomis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis'>Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-liburan-ekonomis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 07:33:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuli.k</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Dalam mengelola keuangan sehari-hari kita seringkali dihadapkan pada kondisi di mana uang yang kita miliki terbatas, namun pengeluaran kita seperti sulit untuk dibatasi. Idealnya, uang yang kita hasilkan harus dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, memenuhi berbagai keinginan serta disisihkan  untuk dana berjaga-jaga serta persiapan masa depan.  Supaya pengelolaan keuangan kita berhasil dengan baik, kita bisa [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-pengeluaran-rutin-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga'>Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-untuk-perawatan-tubuh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengatur pengeluaran untuk Perawatan Tubuh'>Mengatur pengeluaran untuk Perawatan Tubuh</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-biaya-belanja-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Biaya Belanja Rumah Tangga'>Hemat Biaya Belanja Rumah Tangga</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam mengelola keuangan sehari-hari kita seringkali dihadapkan pada kondisi di mana uang yang kita miliki terbatas, namun pengeluaran kita seperti sulit untuk dibatasi. Idealnya, uang yang kita hasilkan harus dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, memenuhi berbagai keinginan serta disisihkan  untuk dana berjaga-jaga serta persiapan masa depan.  Supaya pengelolaan keuangan kita berhasil dengan baik, kita bisa menganalogikan rumah tangga kita sebagai sebuah perusahaan. Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk mendapatkan laba. Demikian juga pada rumah tangga kita, pengelolaan keuangan yang kita lakukan seyogyanya harus dapat menghasilkan kelebihan dana untuk  digunakan sebagai tabungan masa depan untuk berbagai keperluan.</p>
<p>Pengeluaran rumah tangga-terlebih untuk yang tinggal di kota besar-umumnya tidak hanya besar dalam jumlah nominalnya tetapi juga jumlah posnya. Karena itu, sangat penting untuk mengatur pengeluaran dengan cara yang lebih bijak. Setidaknya ada 3 hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatur pengeluaran rumah tangga Anda, yaitu:</p>
<p>1. Bedakan antara kebutuhan (<em>needs</em>) dan keinginan (<em>wants</em>)</p>
<p>Perbedaan mendasar antara kebutuhan dan keinginan adalah: (i) kebutuhan harus dipenuhi saat ini juga untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, sementara keinginan adalah sesuatu yang bisa dipenuhi di lain waktu tanpa mengganggu kehidupan sehari-hari kita; (ii) kebutuhan ada batasnya, sedangkan keinginan tidak ada batasnya; (iii) tidak semua kebutuhan kita inginkan, demikian juga sebaliknya.</p>
<p>2. Lakukan prioritas pengeluaran antara wajib, butuh dan ingin.</p>
<p>Pengeluaran yang wajib contohnya adalah cicilan utang, tabungan, asuransi, zakat.</p>
<p>Pengeluaran untuk kebutuhan contohnya adalah pembelian sembako. Sedangkan pengeluaran untuk keinginan adalah pengeluaran lain yang tidak termasuk dalam kedua kategori di atas.</p>
<p>3.  Ketahui cara mengeluarkan uang secara bijak untuk setiap pos pengeluaran.</p>
<p>Contohnya: jangan tergoda dengan potongan harga kemudian membeli dalam jumlah banyak. Belilah sesuai dengan yang Anda butuhkan.</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-pengeluaran-rutin-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga'>Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-untuk-perawatan-tubuh/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengatur pengeluaran untuk Perawatan Tubuh'>Mengatur pengeluaran untuk Perawatan Tubuh</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-biaya-belanja-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Biaya Belanja Rumah Tangga'>Hemat Biaya Belanja Rumah Tangga</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajarkan Anak Mengelola Keuangan</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/mengajarkan-anak-mengelola-keuangan/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/mengajarkan-anak-mengelola-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 14:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuli.k</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[boros]]></category>
		<category><![CDATA[hemat]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola keuangan.]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah keluarga, pos pengeluaran untuk anak termasuk pos yang nilainya cukup besar. Di luar pengeluaran pokok untuk pendidikan, makan dan pakaian serta transportasi , pengeluaran sampingan untuk jajan atau membeli mainan seringkali juga cukup menguras kantong. Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk melakukan penghematan pada pos ini adalah dengan mengajarkan  kepada anak [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengajarkan-anak-memahami-nilai-uang-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang (2)'>Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang (2)</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengenalkan-konsep-uang-pada-anak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenalkan konsep uang pada anak'>Mengenalkan konsep uang pada anak</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengajarkan-anak-memahami-nilai-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang'>Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah keluarga, pos pengeluaran untuk anak termasuk pos yang nilainya cukup besar. Di luar pengeluaran pokok untuk pendidikan, makan dan pakaian serta transportasi , pengeluaran sampingan untuk jajan atau membeli mainan seringkali juga cukup menguras kantong. Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk melakukan penghematan pada pos ini adalah dengan mengajarkan  kepada anak kita untuk mengelola keuangan sendiri. Beberapa cara yang bisa diterapkan kepada anak agar ia belajar mengelola keuangan sendiri antara lain:</p>
<p style="padding-left: 30px"><strong>1. Beri Contoh</strong></p>
<p style="padding-left: 30px">Beri contoh secara konsisten dalam tindakan Anda sehari-hari yang menghargai uang dan tidak boros. Anak lebih mudah menyerap pelajaran melalui contoh ketimbang nasihat.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong>2. <strong>Ajarkan Anak untuk Menghargai Uang &amp; Barang yang Dimilikinya</strong></strong></p>
<p style="padding-left: 30px">Anak yang memperoleh sesuatu dengan mudah, biasanya mudah pula mencampakkannya. Misalnya mainan yang dengan mudah Anda berikan, anak biasanya tidak berusaha untuk merawatnya. Ia berpikir &#8220;toh, kalau rusak, nanti dibelikan lagi!&#8221; Karena itu, tanamkan pada anak, ia harus menghargai uang dan barang yang ia punya.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong>3. <strong>Membiasakan anak untuk menyusun skala prioritas</strong></strong></p>
<p style="padding-left: 30px">Anak seringkali menginginkan beberapa barang sekaligus. Tanamkan pada anak bahwa mereka tidak mungkin mendapatkan semuanya, mereka harus memilih mana yang paling dibutuhkan sesuai dengan dana yang tersedia.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong><strong>4. <strong>Berikan Anak Uang Saku dan Ajar Mereka untuk Mengatur Penggunaannya</strong></strong></strong></p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px">Begitu usianya memadai, mulai berikan ia uang saku untuk jangka waktu tertentu dan ajarkan ia untuk mengaturnya sendiri.  Katakan pada anak, uang itu harus ia kelola dengan baik karena jika boros, ia tidak akan mendapat tambahan uang saku. Dengan begitu pelan-pelan anak bisa mengatur pengeluarannya. Selain itu, anak juga akan terpaksa menyusun prioritasnya. Ajarkan juga kepada anak untuk menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung, misalnya untuk memberi barang-barang yang selama ini diinginkan anak dikemudian hari.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong>5. <strong>Ambil Keputusan</strong></strong></p>
<p style="padding-left: 30px">Biasakan anak mengambil keputusan atas masalah keuangan sedini mungkin. Uang saku yang Anda berikan, diharapkan dapat mengajarkan anak mengelola uangnya dengan baik. Besarnya uang saku bergantung banyak hal, misalnya usia anak. Uang saku yang berlebihan tidak mendidik anak untuk hemat.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong><strong>6.<strong>Ajarkan Perbedaan antara Kebutuhan dan Keinginan</strong></strong></strong></p>
<p style="padding-left: 30px">Sedini mungkin ajarkan pada anak tentang perbedaan kebutuhan dan keinginan. Tanamkan bahwa barang kebutuhan mereka dibeli orangtua dari hasil bekerja dan menabung, tidak asal beli saja, agar anak mengerti bahwa untuk mendapatkan uang harus usaha (bekerja). Dan karenanya, sayang jika uang dihamburkan begitu saja.</p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong>7.<strong>Buka Rekening</strong></strong></p>
<p style="padding-left: 30px"><strong><span style="font-weight: normal">Beri anak motivasi untuk menyimpan uang. Bukakan rekening tabungan dan beri sejumlah uang untuk &#8220;modal&#8221; awal. Diskusikan dengan mereka untuk menetapkan suatu tujuan tertentu yang akan mereka penuhi dari hasil tabungan, yang nilai nominalnya cukup besar. Beri mereka semangat untuk terbiasa menabung dan tunjukkan saldo tabungannya setiap bulan untuk membuat mereka terpacu menambah terus agar tujuannya bisa tercapai.</span></strong></p>
<p style="padding-left: 30px">
<p style="padding-left: 30px"><strong>8. Dorong Anak untuk Kreatif dan Berhemat</strong></p>
<p style="padding-left: 30px">Anak juga bisa didorong untuk kreatif mendapatkan uang atau menghemat pengeluaran mereka dengan, misalnya, membuat sendiri mainannya, mendapatkan upah dengan mencuci mobil, atau menyewakan koleksi bukunya kepada teman-temannya.</p>
<p>Bila anak telah terbiasa untuk mengelola keuangannya sendiri, maka ia akan menjadi anak yang lebih bijaksana dalam membelanjakan uangnya dan tentu hal ini akan membantu orang tua dalam mengendalikan salah satu pos pengeluaran keluarga.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengajarkan-anak-memahami-nilai-uang-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang (2)'>Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang (2)</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengenalkan-konsep-uang-pada-anak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenalkan konsep uang pada anak'>Mengenalkan konsep uang pada anak</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengajarkan-anak-memahami-nilai-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang'>Mengajarkan Anak Memahami Nilai Uang</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/mengajarkan-anak-mengelola-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips-tips Penghematan dalam Pengeluaran Rumah Tangga</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/tips-tips-penghematan-dalam-pengeluaran-rumah-tangga/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/tips-tips-penghematan-dalam-pengeluaran-rumah-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 08:30:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuli.k</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[belanja]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[hemat]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeluaran]]></category>
		<category><![CDATA[SMS]]></category>
		<category><![CDATA[telepon]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Keterbatasan dalam penghasilan menuntut kita untuk dapat mengelola keuangan secara bijak. Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan penghematan dalam pos-pos pengeluaran rumah tangga. Beberapa tips yang dapat dipraktekkan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga antara lain:
1. Penghematan makan
Bagi para pekerja, pengeluaran untuk makan di luar tanpa disadari bisa menjadi pos pengeluaran yang [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants'>Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-pengeluaran-rutin-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga'>Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/yuk-atur-ulang-cash-flow-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yuk, Atur Ulang Cash Flow Rumah Tangga'>Yuk, Atur Ulang Cash Flow Rumah Tangga</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keterbatasan dalam penghasilan menuntut kita untuk dapat mengelola keuangan secara bijak. Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan penghematan dalam pos-pos pengeluaran rumah tangga. Beberapa tips yang dapat dipraktekkan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga antara lain:</p>
<p>1. Penghematan makan</p>
<p>Bagi para pekerja, pengeluaran untuk makan di luar tanpa disadari bisa menjadi pos pengeluaran yang sangat besar. Sebagai contoh, seorang karyawan dengan gaji Rp3.000.000,00 yang selalu makan di luar maka total pengeluarannya hanya untuk makan saja adalah sebesar:</p>
<ul>
<li>Makan pagi        :  Rp10.000 x 26 hari   =       Rp260.000</li>
<li>Makan siang      :  Rp20.000 x 26 hari   =       Rp520.000</li>
<li>Makan malam   :  Rp20.000 x 26 hari   =       Rp520.000</li>
<li>Snack                    :  Rp5.000 x 26  hari     =       <span style="text-decoration: underline">Rp130.000</span></li>
</ul>
<p><strong> Total                                             Rp1.430.000</strong></p>
<p>Bayangkan, berapa uang yang dapat Anda hemat bila Anda mengurangi kebiasaan untuk makan di luar? Anda dapat melakukan penghematan dengan cara:</p>
<ul>
<li>Membawa bekal makan dari rumah. Anda tidak perlu malu melakukannya, lebih baik makan bekal daripada makan di luar dan menambah utang.</li>
<li>Sebaiknya makan di rumah sebelum bepergian seperti misalnya jalan-jalan ke mall.</li>
<li>Sesuaikan makan dengan budget. Makanan bergizi tidak harus mahal.</li>
<li>Bila diajak makan oleh rekan kerja ke tempat makan yang melebihi budget, tolaklah secara halus.</li>
<li>Bila sulit membawa bekal makan setiap hari, maka tetapkanlah 3 hari dalam seminggu untuk makan semurah mungkin namun tetap bergizi, dan tidak perlu membeli kudapan pada hari itu.</li>
<li>Bila menonton bioskop, tidak perlu membeli cemilan dan minuman. Usahakan membawa dari rumah.</li>
</ul>
<p>2. Penghematan biaya komunikasi</p>
<p>Pernahkan Anda menghitung berapa kali anda menelepon dan mengirim SMS dalam 1 hari?</p>
<p>Misalnya dalam 1 hari Anda menelepon dengan HP sebanyak 5 kali dan mengirim SMS sebanyak 15 kali, maka perkiraan biaya yang Anda keluarkan adalah:</p>
<ul>
<li>Telepon  :  5 x Rp1.000 x 30 = Rp150.000</li>
<li>SMS        :  15 x Rp150 x 30    =  <span style="text-decoration: underline">Rp67.500</span></li>
</ul>
<p><strong> Total                     = Rp217.500</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Bila dijumlahkan dengan pengeluaran untuk makan di poin no 1 tadi, maka sudah melebihi setengah dari gaji sang karyawan tadi.</p>
<p>Hal-hal yang bisa anda lakukan untuk menghemat biaya komunikasi antara lain:</p>
<ul>
<li>Apabila telepon menggunakan HP, bicaralah seperlunya.</li>
<li>Gunakan SMS hanya untuk mengirim informasi penting.</li>
<li>Saat ber-SMS menanyakan suatu hal, biasakan sekaligus mengucapkan terima kasih sehingga tidak perlu membalas sms lagi.</li>
<li>Tidak perlu membuat ringtone tambahan atau nada sambung pribadi, karena akan memotong saldo pulsa.</li>
<li>Jangan tergoda iklan untuk mengirim SMS dengan tarif premium karena akan menghabiskan pulsa Anda.</li>
<li>Pentingkan fungsi dan bukan <em>fancy.</em> Selama HP Anda masih berfungsi dengan baik, jangan tergerak untuk mengganti HP model terbaru.</li>
<li>Koleksi <em>casing</em> dan tempat HP tidak terasa akan menambah pengeluaran.</li>
</ul>
<p>3. Penghematan Belanja</p>
<p>Berapa kali Anda belanja pergi ke mall atau supermarket dalam satu bulan? Semakin sering Anda pergi ke mall atau supermarket, semakin banyak pengeluaran Anda karena sulit sekali untuk menahan diri tidak belanja saat kita berkunjung ke mall atau supermarket. Apabila Anda memang harus belanja, maka hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran Anda antara lain:</p>
<ul>
<li>Usahakan untuk belanja secara tunai, sesuai dengan uang yang ada di dompet Anda.</li>
<li>Hati-hati bila belanja di supermarket. Biasakan untuk tetap fokus pada barang-barang yang ada pada daftar belanjaan Anda. Umumnya, kebutuhan sehari-hari seperti sabun, pasta gigi atau sabun cuci selalu ditempatkan di rak bagian belakang dan sepanjang jalan menuju ke sana banyak barang-barang yang bisa membuat Anda tergoda.</li>
<li>Ingatlah bahwa promosi, obral maupun diskon semurah apapun tujuan adalah memberi keuntungan bagi penjual.</li>
<li>Janganlah tergoda pada potongan harga untuk kemudian membeli dalam jumlah banyak. Belilah sesuai dengan yang Anda butuhkan.</li>
<li>Teliti saat menghitung di kasir. Ada kemungkinan terjadi selisih jumlah yang dapat merugikan Anda.</li>
<li>Sebisa mungkin belanjalah di pasar tradisional, karena Anda masih bisa menawar dan mendapatkan harga yang lebih murah.</li>
</ul>
<p>4.   Penghematan Biaya Transportasi</p>
<ul>
<li>Untuk jarak pendek, cobalah berjalan kaki</li>
<li>Manfaatkan angkutan umum massal seperti bus atau Trans Jakarta.</li>
<li>Apabila memungkinkan mulailah bersepeda ke tempat kerja, selain murah juga sehat.</li>
<li>Apabila menggunakan kendaraan pribadi, usahakan berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan..</li>
<li>Rawatlah kendaraan pribadi dengan baik untuk menghindari kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan.</li>
</ul>
<p>5.  Berusahalan untuk selalu mengeluarkan uang di bawah budget yang Anda tetapkan dan tabunglah sisanya. Misalnya jika budget belanja harian Anda sebesar Rp30.000, maka usahakan untuk belanja seharga Rp25.000 dan tabunglah Rp5.000 sisanya. Sediakan tempat khusus untuk menyimpan uang ini dan bukalah hanya pada periode tertentu seperti misalnya tiga atau enam bulan sekali. Segera masukkan hasil tabungan Anda tersebut ke rekening bank.</p>
<p>6.  Catatlah pengeluaran Anda setiap hari sedetil mungkin. Lalu jumlahkan dalam 1 bulan. Hal ini akan membantu Anda selanjutnya untuk berpikir lebih bijak sebelum membelanjakan uang.</p>
<p>Sumber: <em>Best Investment Choice</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants'>Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-pengeluaran-rutin-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga'>Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/yuk-atur-ulang-cash-flow-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yuk, Atur Ulang Cash Flow Rumah Tangga'>Yuk, Atur Ulang Cash Flow Rumah Tangga</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/tips-tips-penghematan-dalam-pengeluaran-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

