<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KeuanganKeluarga.com &#187; insurance</title>
	<atom:link href="http://keuangankeluarga.com/tag/insurance/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keuangankeluarga.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 00:45:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 23:36:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dini.indah</dc:creator>
				<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[ahli waris]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[pemegang polis]]></category>
		<category><![CDATA[polis asuransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/memahami-proposal-dan-polis-asuransi-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda termasuk bingung dalam membaca hukum polis, maka pertama-tama kita harus mengerti istilah umum asuransi:
Pemegang polis, adalah seseorang atau badan hukum yang memiliki polis tersebut. Ia bertanggung jawab dalam kelangsungan hidup polis tersebut. Perusahaan asuransi sebagai penanggung akan selalu berhubungan dengan pemegang polis, baik dalam hal administrasi maupun pembayaran. Karena pemegang polis adalah pemilik [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional'>Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: MEMILIH PRODUK ASURANSI'>MEMILIH PRODUK ASURANSI</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-dan-ekonomis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis'>Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda termasuk bingung dalam membaca hukum polis, maka pertama-tama kita harus mengerti istilah umum asuransi:</p>
<li><span style="font-weight: bold;">Pemegang polis</span>, adalah seseorang atau badan hukum yang memiliki polis tersebut. Ia bertanggung jawab dalam kelangsungan hidup polis tersebut. Perusahaan asuransi sebagai penanggung akan selalu berhubungan dengan pemegang polis, baik dalam hal administrasi maupun pembayaran. Karena pemegang polis adalah pemilik polis, maka ia juga berhak penuh atas perubahan apapun yang ada dalam polis, termasuk merubah ahli waris.</li>
<li><span style="font-weight: bold;">Tertanggung</span>, adalah obyek atau orang yang diasuransikan. Pemegang polis bisa jadi orang yang sama dengan tertanggung, atau malah beda. Contoh pemegang polis yang beda dengan tertanggung, adalah jika orangtua mengasuransikan anaknya, atau suami membeli asuransi dengan tertanggung istri.</li>
<li><span style="font-weight: bold;">Ahli waris, atau penerima manfaat yang ditunjuk</span>, adalah pihak yang menerima manfaat jika tertanggung meninggal. Ahli waris bisa jadi orang yang sama dengan pemegang polis, atau bisa berbeda.</li>
<li><span style="font-weight: bold;">Penanggung</span>, adalah perusahaan asuransi tempat pemegang polis membeli polis asuransi jiwa. Penanggung memiliki keterikatan hukum dengan pemegang polis, yaitu membayarkan sejumlah uang jika terjadi klaim, yang diajukan oleh pemegang polis. Begitupun pemegang polis wajib membayarkan premi kepada penanggung</li>
<li><span style="font-weight: bold;">Masa Pertanggungan</span>, yaitu masa berlakunya asuransi. Jika terjadinya klaim di masa ini, maka penanggung akan membayarkan sejumlah uang sesuai dengan perjanjian hukum yang tertera di dalam polis.</li>
<li><span style="font-weight: bold;">Masa Pembayaran Premi</span>, yaitu masa pemegang polis membayarkan preminya kepada penanggung. Untuk produk asuransi tradisional, masa pembayaran premi sangat jelas disebutkan, misalkan 5 tahun, atau 10 tahun. Namun untuk produk unit link, ada yang tertulis,”masa pembayaran premi yang dikehendaki nasabah”. Maksudnya adalah nasabah bebas membayar preminya sesuai yang ia kehendaki, namun biasanya pula disebutkan adanya “masa pembebanan biaya asuansi”, dimana dari nilai polis yang terbentuk akan dipotong cost of insurance (COI), yang lamanya sesuai dengan bunyi kontrak polis</li>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional'>Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: MEMILIH PRODUK ASURANSI'>MEMILIH PRODUK ASURANSI</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-dan-ekonomis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis'>Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 05:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dini.indah</dc:creator>
				<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[unit link]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-i/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, di mana kebutuhan akan asuransi makin meningkat. Kita sebagai konsumen Asuransi dituntut untuk dapat memilah mana produk Asuransi terbaik yang paling cocok dengan karakter dan kebutuhan kita. Apalagi pilihannya sekarang sangat banyak. Salah pilih, bisa menyesal seumur hidup.
Asuransi sendiri dibagi dalam 2 jenis, yaitu asuransi tradisional dan non tradisional.
Asuransi tradisional.
Ciri khasnya adalah manfaatnya pasti. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi'>Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: MEMILIH PRODUK ASURANSI'>MEMILIH PRODUK ASURANSI</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/produk-asuransi-atau-investasi-apa-yang-benar-benar-menguntungkan-untuk-nasabahnya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya'>Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini, di mana kebutuhan akan asuransi makin meningkat. Kita sebagai konsumen Asuransi dituntut untuk dapat memilah mana produk Asuransi terbaik yang paling cocok dengan karakter dan kebutuhan kita. Apalagi pilihannya sekarang sangat banyak. Salah pilih, bisa menyesal seumur hidup.</p>
<p>Asuransi sendiri dibagi dalam 2 jenis, yaitu asuransi tradisional dan non tradisional.</p>
<p><strong>Asuransi tradisional.</strong><br />
Ciri khasnya adalah manfaatnya pasti. Misalkan untuk asuransi pendidikan, tahun ke-sekian nasabah akan mendapatkan uang sekian. Nominalnya sudah pasti, tidak akan ada perubahan lagi.</p>
<p><strong>Asuransi non-tradisional</strong>,<br />
yaitu asuransi yang dipadu dengan wadah investasi. Disebut juga <strong><em>unit link</em></strong>. Asuransi model begini, besar manfaatnya sangat tergantung pada kondisi investasi dan alokasi investasi yang kita pilih.</p>
<p>Cocok tidaknya seorang nasabah dengan produk yang ia gunakan sangat tergantung kejelian seorang agen asuransi. Seyogyanya, pada saat si agen menawarkan produknya, ia <strong><span style="font-size:130%;">harus</span></strong> memahami kebutuhan si nasabah dan karakternya. Dari sekian banyak produk yang dimiliki perusahaan tempat si agen bekerja, ia tahu mana yang terbaik untuk nasabah, karena tidak semua orang cocok memakai produk yang sama. Amat disayangkan jika si agen hanya mengejar keuntungan jangka pendek saja (baca: komisi), karena kontrak asuransi adalah kontrak jangka panjang.</p>
<p>Di sini, nasabah juga perlu pandai memilah, apakah sebuah produk Asuransi ini memang tepat untuknya, ataukah si agen hanya menjual janji surga, alias manfaat yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang tercantum dalam polis.</p>
<p>Jika anda bingung, maka langkah yang harus anda lakukan adalah:</p>
<ul>
<li>mendengarkan dengan seksama penjelasan si agen saat presentasi proposal</li>
<li>meminta agen agar dapat memberikan kopi contoh polis Asuransi untuk produk tersebut, sehingga kita dapat cross-check, apakah manfaat yang dijelaskan sama seperti bunyi kontrak hukumnya</li>
<li>mencari pembanding dari asuransi lain</li>
</ul>
<p>Mendengarkan referensi kenalan kita memang tidak ada salahnya, hanya perlu diingat, penjelasan pihak ketiga bisa jadi bikin rancu pemahaman kita, dan juga tidak selalu apa yang dirasa cocok untuk orang lain juga cocok untuk diri kita. Mungkin lebih tepat mendengarkan referensi dari kenalan adalah untuk masalah pelayanan. Apakah asuransi X yang dipakai si kenalan memiliki pelayanan yang cepat dan prima, atau malah suka mengulur-ulur waktu <img src='http://keuangankeluarga.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi'>Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: MEMILIH PRODUK ASURANSI'>MEMILIH PRODUK ASURANSI</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/produk-asuransi-atau-investasi-apa-yang-benar-benar-menguntungkan-untuk-nasabahnya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya'>Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Kecil Seorang Agen Asuransi</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/asuransi/catatan-kecil-seorang-agen-asuransi/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/asuransi/catatan-kecil-seorang-agen-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 07:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dini.indah</dc:creator>
				<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[agen asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[nasabah asuransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/catatan-kecil-seorang-agen-asuransi/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, aku melihat sebuah drama kehidupan. Tentang kematian, tentang perpisahan. Seorang pria terbujur kaku, didampingi tangisan istri dan anaknya yang masih kecil. Usia 6 bulan. Ah, selalu saja ada ruang hampa melihat perpisahan…
Tapi yang membuatku lebih hampa lagi, adalah saat seminggu yang lalu aku datang ke keluarga ini. Waktu itu, aku datang dengan membawa [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi'>Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional'>Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-dan-ekonomis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis'>Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, aku melihat sebuah drama kehidupan. Tentang kematian, tentang perpisahan. Seorang pria terbujur kaku, didampingi tangisan istri dan anaknya yang masih kecil. Usia 6 bulan. Ah, selalu saja ada ruang hampa melihat perpisahan…</p>
<p>Tapi yang membuatku lebih hampa lagi, adalah saat seminggu yang lalu aku datang ke keluarga ini. Waktu itu, aku datang dengan membawa proposal asuransi. Dan tanggapan sang suami sangat di luar dugaan. Ia, yang hari ini kulihat sudah tak bernyawa, malah mengejekku,”Apa kamu pemilik nyawa?” Aku sempat bingung ke mana arah pertanyaannya</p>
<p>“Maksud Bapak? Mana mungkin saya pemilik nyawa? Wong nyawa saya sendiri saja masih minjem!”</p>
<p>“Lho, kok kamu berani-beraninya menawarkan sebuah harga untuk nyawa saya?”</p>
<p>Masya Allah. Kenapa Bapak ini berfikir sejauh itu?</p>
<p>“Pak, saya tidak bermaksud memperjual-belikan nyawa. Jelas nyawa bukan milik kita. Yang saya coba tawarkan di sini adalah sebuah jaminan, dimana andaikata terjadi suatu musibah dengan Bapak, ada santunan kematian sejumlah sekian ratus juta rupiah agar keluarga Bapak tidak mengalami kesulitan keuangan pasca ‘pergi’nya Bapak. Tidak ada yang bisa menduga, kapan kita akan dipanggilNya. Apa salahnya kita beri sedikit bekal untuk keluarga, agar hidup mereka tidak terkatung-katung?”.</p>
<p>“Ah, bisa saja kamu berdalih!”</p>
<p>Aku berusaha tenang. Melihat caranya merendahkanku, aku hanya bisa istighfar.</p>
<p>“Bapak, apa Bapak tahu, orang seperti apa yang mau menjadi nasabah asuransi?”</p>
<p>“Coba kamu yang ngomong!”</p>
<p>“Hanya ada 2 jenis orang. Satu, orang yang beriman, karena dia tahu, suatu saat, dia pasti mati. Dan yang kedua, orang yang sayang keluarga.”</p>
<p>Tiba-tiba kulihat ia salah tingkah,”Ah, bukan begitu caranya sayang keluarga. Yaa… kita serahkan saja semuanya pada Tuhan. Tuhan menjaga keluarga saya”</p>
<p>“Kalau begitu, Bapak nggak usah kunci pintu rumah saat akan pergi meninggalkan rumah”</p>
<p>“Memang kenapa?”</p>
<p>“Kan dijaga Tuhan!”</p>
<p>Wajahnya tambah memerah</p>
<p>Lalu aku permisi pulang. Kubiarkan ia berfikir.</p>
<p>Tapi ternyata aku salah. Bapak itu tidak diberi waktu banyak untuk berfikir. Tuhan lebih dulu memanggilNya. Kecelakaan tragis merenggutnya dari keluarga tercinta. Maka hari ini, sang istri mendekatiku saat aku datang melayat,”Maafkan suami saya, Mbak! Ah, andaikata kemarin ia mau menandatangani aplikasi yang Mbak ajukan…”</p>
<p>Aku peluk ia, ”Sudahlah, Bu. Mungkin saya belum diberi kesempatan Tuhan untuk menolong…”</p>
<p>Aku benar-benar merasa hampa. Kehampaan yang tidak bisa terbayar dengan komisi yang tidak seberapa, andai bapak tadi mengambil polis dariku.</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/istilah-umum-dalam-proposal-dan-polis-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi'>Istilah Umum dalam Proposal dan Polis Asuransi</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-tradisional-vs-asuransi-non-tradisiona/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional'>Asuransi Tradisional vs. Asuransi Non-Tradisional</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/memilih-produk-asuransi-yang-tepat-dan-ekonomis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis'>Memilih Produk Asuransi Yang Tepat dan Ekonomis</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/asuransi/catatan-kecil-seorang-agen-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

