Mengelola Keuangan Keluarga

Sering kali kita menghadapi sebuah situasi di mana gaji bulanan hanya mampir saja atau lewat begitu saja. Hal tersebut biasa dialami oleh banyak orang terutama bagi mereka yang tidak memiliki perencanaan dalam mengelola keuangan keluarga.

Kondisi uang gaji yang hanya lewat saja masih bisa dibilang cukup menguntungkan jika dibandingkan dengan mereka yang setiap bulan malah kurang. Penghasilan yang diterima ternyata kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mengelola-Keuangan-KeluargaHal tersebut bukan dikarenakan gaji yang dimiliki oleh orang tersebut sangatlah kecil sehingga tidak cukup menafkahi kebutuhan hidupnya melainkan lebih kepada gaya hidup yang tidak melihat penghasilan. Ketika seseorang memiliki penghasilan yang kecil maka sudah seharusnya juga harus memiliki keinginan yang kecil pula dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Namun jika seseorang dengan penghasilan kecil tetapi memiliki keinginan atau kebutuhan yang besar maka hal tersebut bisa berakibat pada dua hal yakni pemborosan dan kerja keras. Dianggap sebagai sebuah pemborosan karena tidak mampu mengukur kemampuan pribadinya sehingga terlalu semangat untuk memiliki berbagai macam kebutuhan yang tidak sesuai dengan gajinya.

Akibatnya yang sering terjadi pada orang yang memiliki tipe seperti ini adalah terlilit pada hutang yang semakin menumpuk. Hal tersebut dikarenakan terlalu banyak menggunakan kartu kredit atau berhutang demi memenuhi kebutuhan gaya hidupnya tetapi tidak melihat pada penghasilannya.

Akibat yang kedua adalah seorang yang kerja keras. Hal ini bisa saja terjadi jika orang tersebut sadar bahwa penghasilan yang dimilikinya saat ini masihlah sangat kecil sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhannya atau keinginannya yang besar. Demi mewujudkan keinginannya atau kebutuhannya tersebut maka orang itu akan bekerja dengan begitu keras sehingga income atau pendapatannya bertambah. Semua itu dilakukannya demi mendapatkan apa yang diinginkannya. Tipe orang yang seperti inilah yang masuk ke dalam kategori sebagai orang yang sukses.

Kesuksesan seseorang juga bisa dilihat dari bagaimana dia mengelola keuangan keluarga. Pengelolaan keuangan sangatlah penting untuk dilakukan agar hasil yang diperoleh tidak lari begitu saja tanpa diketahui ke mana uang yang telah diperolehnya itu lari kemana?

Jika digunakan untuk hal yang sangat penting dan berguna bagi kepentingan diri sendiri dan keluarga maka tidaklah menjadi masalah. Namun jika hanya digunakan untuk sesuatu yang sebetulnya tidak perlu tetapi karena terpengaruh gaya hidup akhirnya perlu maka hal tersebut sangat disayangkan.

Mengelola keuangan memang tidak sulit tetapi juga tidak bisa dikatakan sebagai suatu hal yang mudah. Dikatakan mudah karena kita hanya perlu menghitung dengan teliti saja kebutuhan pokok yang diperlukan selama satu bulan sembari menunggu datang gaji yang berikutnya.

Namun dikatakan sulit juga karena banyak sekali hal yang perlu untuk dipenuhi sehingga perlu mengurangi dan menambah berbagai kebutuhan pokok lainnya agar kebutuhan yang lainnya dapat terpenuhi. Ujian yang paling sulit dalam mengelola keuangan adalah ketika hal tersebut berbenturan dengan keinginan yang begitu besar.

Keinginan akan suatu hal atau barang yang ingin dipenuhi inilah yang menyebabkan masalah pengelolaan keuangan menjadi sulit. Apalagi jika penghasilan yang diterima oleh orang tersebut bisa dikatakan pas-pasan.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh seseorang ketika mengatur keuangan.

  • Memilah kebutuhan dan keinginan
    Langkah awal yang paling penting dalam mengatur keuangan adalah mampu memilah antara kebutuhan dan keinginan. Terkadang seseorang sangat sulit untuk membedakan mana yang termasuk sebagai kebutuhan dan mana yang hanya sekedar keinginan.Untuk membedakannya maka caranya cukup mudah yakni apabila hal yang diinginkan tersebut masih bisa ditunda pemenuhannya atau bisa dipenuhi oleh yang lainnya maka hal itu termasuk ke dalam keinginan. Namun jika hal tersebut jika tidak dipenuhi mengakibatkan yang lainnya terbengkalai maka bisa dikategorikan sebagai sebuah kebutuhan.
  • Kebutuhan wajib atau pokok
    Dalam waktu sebulan tentunya kita memiliki banyak sekali kebutuhan pokok atau wajib yang harus dipenuhi. Beberapa hal yang wajib dipenuhi adalah biaya pendidikan dan kebutuhan hidup selama satu bulan itu.Sebagai seorang yang mengatur keuangan tentunya kita harus bisa mengedepankan semua kebutuhan pokok ini di atas kebutuhan yang lainnya. Jika kebutuhan pokok sudah masuk ke dalam catatan keuangan maka yang lainnya boleh dimasukkan.
  • Pengeluaran Wajib
    Pengeluaran wajib bulanan adalah seperti cicilan, tagihan listrik, dan tagihan telepon serta tagihan lainnya. Beberapa pengeluaran ini juga harus menduduki peringkat yang utama dalam list catatan keuangan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di belakang.
  • Tabungan
    Sangat disarankan untuk menabung di depan. Setelah dana untuk kebutuhan pokok dan tagihan yang ada telah disisihkan, selanjutnya sisihkan dana untuk menabung. Tabungan ini diperuntukkan sebagai dana darurat, untuk persiapan jika terjadi sesuatu di masa datang. Dana darurat ini sangat disarankan untuk dibelanjakan secara konsumtif.

Demikianlah beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seseorang ketika mengelola keuangan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>