<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KeuanganKeluarga.com &#187; keuangan keluarga</title>
	<atom:link href="http://keuangankeluarga.com/category/keuangan-keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keuangankeluarga.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 05:41:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tujuan Memiliki Rumah</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tujuan-memiliki-rumah/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tujuan-memiliki-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[membeli rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan membeli rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Secara garis besar ada tiga alasan yang digunakan orang saat membeli rumah.
1. Rumah pertama, membeli rumah untuk ditempati sebagai rumah tinggal
2. Rumah sebagai investasi
3. Rumah untuk menaikkan gengsi atau strata sosial.
Secara umum, ketiga alasan ini seringkali tumpang tindih. Namun jika Anda tidak cukup kuat secara finansial, tunda keputusan Anda untuk membeli rumah karena alasan gengsi.
Republished [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/investasi/memilih-instrumen-investasi-sesuai-tujuan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: MEMILIH INSTRUMEN INVESTASI SESUAI TUJUAN'>MEMILIH INSTRUMEN INVESTASI SESUAI TUJUAN</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/biaya-yang-harus-dipersiapkan-saat-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah'>Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/siapkan-dana-untuk-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Siapkan Dana untuk Membeli Rumah'>Siapkan Dana untuk Membeli Rumah</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara garis besar ada tiga alasan yang digunakan orang saat membeli rumah.<br />
1. Rumah pertama, membeli rumah untuk ditempati sebagai rumah tinggal<br />
2. Rumah sebagai investasi<br />
3. Rumah untuk menaikkan gengsi atau strata sosial.</p>
<p>Secara umum, ketiga alasan ini seringkali tumpang tindih. Namun jika Anda tidak cukup kuat secara finansial, tunda keputusan Anda untuk membeli rumah karena alasan gengsi.</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/investasi/memilih-instrumen-investasi-sesuai-tujuan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: MEMILIH INSTRUMEN INVESTASI SESUAI TUJUAN'>MEMILIH INSTRUMEN INVESTASI SESUAI TUJUAN</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/biaya-yang-harus-dipersiapkan-saat-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah'>Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/siapkan-dana-untuk-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Siapkan Dana untuk Membeli Rumah'>Siapkan Dana untuk Membeli Rumah</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tujuan-memiliki-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/saya-tidak-dapat-menabung-sekarang-2/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/saya-tidak-dapat-menabung-sekarang-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 00:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dini.indah</dc:creator>
				<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/saya-tidak-dapat-menabung-sekarang-2/</guid>
		<description><![CDATA[ANAK MUDASAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya terlalu muda untuk memikirkan mengenai tabungan. Saya baru mulai dalam kehidupan dan saya juga tidak mempunyai sesuatu untuk ditabung. Saya terlalu sibuk untuk bermain. Suatu hari kelak saya akan menabung
ANAK REMAJASAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya masih muda dan masih sekolah. Saya tidak dapat menabung sementara uang saku [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-menabung/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menabung'>Tips Menabung</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/investasi/mempersiapkan-hari-tua/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mempersiapkan Hari Tua'>Mempersiapkan Hari Tua</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ANAK MUDA<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya terlalu muda untuk memikirkan mengenai tabungan. Saya baru mulai dalam kehidupan dan saya juga tidak mempunyai sesuatu untuk ditabung. Saya terlalu sibuk untuk bermain. Suatu hari kelak saya akan menabung</p>
<p>ANAK REMAJA<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya masih muda dan masih sekolah. Saya tidak dapat menabung sementara uang saku saya masih pas-pasan. Disamping itu, ada hal lebih baik yang dapat saya lakukan dengan uang saya. Jika saya lulus sekolah dan mulai mempunyai penghasilan, maka saya akan menabung</p>
<p>DUA PULUHAN<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya baru saja mulai bekerja. Saya harus membayar kembali pinjaman sekolah dan ada pinjaman untuk mobil juga. Saya belum siap membuat komitmen sekarang dan saya ingin bersenang-senang sementara saya dapat. Akan ada waktu kelak untuk memikirkan mengenai tabungan, pada waktu itu saya akan menabung.</p>
<p>TIGA PULUHAN<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya mempunyai keluarga dan pertanggungan. Biayanya mahal untuk mendidik anak-anak dan ada hipotek atas rumah juga. Seluruh penghasilan saya habis untuk segala keperluan kehidupan. Ketika saya menghasilkan lebih banyak dan anak-anak lebih tua, maka saya akan menabung.</p>
<p>EMPAT PULUHAN<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Anak-anak saya di universitas dan biaya-biayanya memuncak. Kemudian, ada pernikahan. Saya ingin membantu anak-anak memulai kehidupan mereka. Biaya pengeluaran sedang tinggi-tingginya.dan sekarang waktu yang sulit untuk menabung, tetapi situasi akan segera membaik. Pada waktu itu saya akan menabung.</p>
<p>LIMA PULUHAN<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Hal-hal ternyata tidak berjalan seperti saya perkirakan semula. Tidaklah mudah jika anda terkunci dan tidak ada kesempatan untuk naik pada tangga karier. Saya tidak dapat meninggalkan semuanya dan memulai sebuah karier baru. Saya membantu orangtua saya juga, sekarang ketika mereka memerlukan bantuan. Penghasilan saya hampir saja tidak cukup. Sesuatu akan membuka dan pada waktu itu saya akan menabung.</p>
<p>ENAM PULUHAN<br />SAYA TIDAK BISA MENABUNG SEKARANG. Tadinya saya kira kehidupan akan lebih baik. Saya ingin mengambil pensiun lebih awal tetapi saya tidak dapat melakukannya. Saya mencoba membayar sisa-sisa hipotek dan ada tagihan lain yang harus ditangani, dan mereka bertmpuk-tumpuk. Memikirkan cucu-cucu dan hal-hal lain menghabiskan segala sesuatu yang saya miliki. Saya rasa memang hidup demikian. Seandainya saya dapat menabung</p>
<p>TUJUH PULUHAN<br />SAYA TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG. Saya terlalu tua untuk menabung. Cek social security saya dan pensiun saya tidak mencukupi. Tagihan biaya pengobatan dan perawatan jangka panjang benar-benar mencemaskan saya. Saya tidak suka menjadi beban bagi anak-anak saya. Seandainya saya telah menabung ketika seharusnya saya melakukannya. Sekarang sudah terlambat.</p>
<p>SAYA BENAR-BENAR TIDAK DAPAT MENABUNG SEKARANG</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-menabung/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menabung'>Tips Menabung</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/investasi/mempersiapkan-hari-tua/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mempersiapkan Hari Tua'>Mempersiapkan Hari Tua</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/saya-tidak-dapat-menabung-sekarang-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Membeli Perlengkapan Mandi</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-membeli-perlengkapan-mandi/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-membeli-perlengkapan-mandi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 20:14:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/tips-membeli-perlengkapan-mandi/</guid>
		<description><![CDATA[Kapan Anda harus membeli barang yang masuk ke dalam kategori toiletries, dalam jumlah yang besar? Bagi sebagian orang, toiletries seperti sabun mandi, shampo, pasta gigi, dan sabun cuci merupakan barang-barang yang bisa dibeli tanpa harus khawatir soal tanggal kadaluarsanya.
Jadi, jika barang-barang itu tak segera dipakai, ya tidak masalah. Itulah sebabnya, banyak orang lebih menyukai membeli [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/biaya-yang-harus-dipersiapkan-saat-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah'>Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/siapkan-dana-untuk-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Siapkan Dana untuk Membeli Rumah'>Siapkan Dana untuk Membeli Rumah</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-melakukan-perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga'>Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dbc-network.net/" target="_blank"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m4LSY1Qwiwo/SBsLX5T50FI/AAAAAAAAAcs/U-nDyUhpbOc/s200/scan0001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195759100251197522" border="0" /></a><br />Kapan Anda harus membeli barang yang masuk ke dalam kategori <span style="font-style: italic;">toiletries</span>, dalam jumlah yang besar? Bagi sebagian orang, <span style="font-style: italic;">toiletries</span> seperti sabun mandi, shampo, pasta gigi, dan sabun cuci merupakan barang-barang yang bisa dibeli tanpa harus khawatir soal tanggal kadaluarsanya.</p>
<p>Jadi, jika barang-barang itu tak segera dipakai, ya tidak masalah. Itulah sebabnya, banyak orang lebih menyukai membeli <span style="font-style: italic;">toiletries</span> dalam jumlah besar sekaligus untuk dipergunakan selama seminggu, bahkan sebulan ke depan. <span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);">Akan tetapi, tepatkah cara belanja seperti ini?</span></p>
<p><span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" ><span style="font-weight: bold;">Keluarga Banyak.</span></span> Secara umum, bagi yang memiliki anggota keluarga banyak membeli <span style="font-style: italic;">toiletries</span> dalam jumlah banyak bisa dianggap suatu keharusan. Sebab, ketika ada barang yang habis dan jumlah yang dibutuhkan cukup banyak, mereka tak perlu repot mendapatkannya. Namun, ketika persedian <span style="font-style: italic;">toiletries</span> masih banyak tersimpan, anggota keluarga cenderung akan jadi boros. Sebab, mereka cenderung akan memakai beberapa jenis <span style="font-style: italic;">toiletries</span> sekaligus di waktu bersamaan untuk masing- masing anggota keluarga. Padahal, satu barang saja bisa dipakai bersama-sama.</p>
<p><span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" ><span style="font-weight: bold;">Jadwal Padat.</span></span> Bagaimana bagi yang memiliki anggota keluarga banyak tapi jadwal kerjanya padat, sementara ia tinggal di kompleks perumahan yang tak dilengkapi warung, at au domisilinya cukup jauh dari supermarket atau hypermarket? Bagi yang mengalami hal ini, pilihannya jelas: harus membeli <span style="font-style: italic;">toiletries</span> dalam jumlah banyak. Tapi ada syaratnya! Sebisa mungkin, carilah produk yang bisa dipakai bersama-sama. Misalnya, sabun mandi cair yang aromanya disukai seluruh anggota keluarga.</p>
<p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dbc-network.net/" target="_blank"><img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m4LSY1Qwiwo/SBsMv5T50GI/AAAAAAAAAc0/saP3X1kAOM8/s200/scan0002.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195760612079685730" border="0" /></a><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);">Keluarga Kecil.</span></span> Apakah keluarga kecil harus membeli <span style="font-style: italic;">toiletries</span> dalam jumlah sedikit? Secara umum, cara inilah yang harus dilakukan. Tetapi, bagi keluarga kecil yang ayah dan ibunya juga sama sibuknya, cara ini kerap menjadi pilihan yang kurang bijak. Mereka bahkan harus memastikan, toiletries harus siap tersedia kapan pun dibutuhkan, untuk menunjang keseharian mereka. Jadi, keluarga kecil pun bisa saja membelinya dalam jumlah banyak.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);">Siapa yang Bekerja?</span></span> Jika memiliki keluarga kecil tapi hanya salah satu pasangan saja, suami atau istri, yang bekerja, sebaiknya membeli <span style="font-style: italic;">toiletries</span> dalam jumlah sedikit atau mengecer. Di supermarket atau minimarket yang kini semakin mudah dijangkau, produk-produk <span style="font-style: italic;">toiletries</span> pun tersedia pada display yang enak dipandang. Dengan keleluasan waktu yang ada, ibu rumah tangga bisa menggunakan kesempatan ini, sambil mencoba beberapa tipe produk atau aroma baru dari <span style="font-style: italic;">toiletries </span>yang dibutuhkan keluarganya.</p>
<p><span style="font-size:85%;"><span style="font-style: italic;">sumber: Tabloid Nova</p>
<p></span></span>Andapun dapat menjadi penggunaan <span style="font-style: italic;">toiletries</span> ini sebagai sumber penghasilan Anda. Untuk mengetahui caranya, silahkan <a href="http://www.dbc-network.net/" target="_blank">klik di sini</a>.<span style="font-size:85%;"><span style="font-style: italic;"><br /></span></span></p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/biaya-yang-harus-dipersiapkan-saat-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah'>Biaya Yang Harus Dipersiapkan Saat Membeli Rumah</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/siapkan-dana-untuk-membeli-rumah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Siapkan Dana untuk Membeli Rumah'>Siapkan Dana untuk Membeli Rumah</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-melakukan-perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga'>Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-membeli-perlengkapan-mandi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi?</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/asuransi/mempersiapkan-biaya-pendidikan-anak-tabungan-atau-asuransi/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/asuransi/mempersiapkan-biaya-pendidikan-anak-tabungan-atau-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 12:40:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuli.k</dc:creator>
				<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[hasil.]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMA]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang tua, kita pasti menginginkan yang terbaik bagi putra/putri kita, termasuk dalam hal pendidikan. Mampu menyekolahkan mereka di sekolah yang berkualitas baik sampai mencapai jenjang tertinggi tentu merupakan mimpi setiap orang tua. Untuk dapat mewujudkan impian tersebut di tengah biaya pendidikan yang semakin mahal tentu membutuhkan strategi khusus.
Biaya pendidikan anak sebetulnya merupakan jenis biaya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/dana-pendidikan-anak-asuransi-atau-tabungan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dana Pendidikan Anak: Asuransi atau Tabungan?'>Dana Pendidikan Anak: Asuransi atau Tabungan?</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tabungan-atau-asuransi-pendidikan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tabungan atau Asuransi Pendidikan'>Tabungan atau Asuransi Pendidikan</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-pendidikan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi pendidikan'>Asuransi pendidikan</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai orang tua, kita pasti menginginkan yang terbaik bagi putra/putri kita, termasuk dalam hal pendidikan. Mampu menyekolahkan mereka di sekolah yang berkualitas baik sampai mencapai jenjang tertinggi tentu merupakan mimpi setiap orang tua. Untuk dapat mewujudkan impian tersebut di tengah biaya pendidikan yang semakin mahal tentu membutuhkan strategi khusus.</p>
<p>Biaya pendidikan anak sebetulnya merupakan jenis biaya yang sudah dapat diprediksi sejak jauh hari. Karena itu, kita juga bisa mempersiapkannya sejak jauh hari sehingga pada saat dibutuhkan nanti kita tidak lagi kebingungan mencari sumber pembiayaan untuk membayar uang sekolah anak kita. Cara yang paling umum untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak adalah dengan menabung di tabungan pendidikan atau dengan membeli asuransi pendidikan.  Apa sih yang membedakan antara keduanya? Mana yang akan anda pilih tentu sangat tergantung pada kecocokan karakteristik masing-masing dengan tujuan dan penghasilan anda.</p>
<p><strong>Tabungan Pendidikan</strong></p>
<p>Tabungan pendidikan adalah jenis tabungan berjangka, yaitu tabungan yang memiliki jangka waktu tertentu sampai si penabung dapat mempergunakannya. Biasanya, jangka waktu tabungan disesuaikan dengan peruntukan jenjang pendidikan yang akan dibiayai. Misalnya, bila tabungan akan digunakan untuk masuk SD maka bila orang tua mulai menabung saat anak lahir, jangka waktu tabungan pendidikan tersebut cukup 6 tahun saja.</p>
<p>Karakteristik Tabungan Pendidikan</p>
<ol>
<li>Tabungan pendidikan biasanya merupakan produk tambahan dari rekening tabungan utama.</li>
<li>Penabung harus menabung secara periodik dan dananya otomatis didebit/dipindahkan dari rekening tabungan utama ke dalam sebuah rekening, dalam jangka waktu yang telah dipilih.</li>
<li>Selama jangka waktu tersebut, dana di tabungan ini tidak boleh ditarik. Apabila ditarik akan dikenakan pinalti sebesar nilai tertentu.</li>
<li>Karena dana tabungan ini tidak dapat diambil (kecuali dengan penalti), biasanya bank akan menawarkan hasil investasi yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa.</li>
<li>Tabungan pendidikan tidak dikenakan biaya administrasi.</li>
<li>Tabungan pendidikan juga dilengkapi dengan asuransi. Artinya, jika Anda sebagai penabung meninggal dunia dan tidak bisa lagi menabung untuk biaya pendidikan anak-anak, maka asuransi akan menggantikan setoran tabungan itu hingga biaya pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.</li>
</ol>
<p><strong>Asuransi Pendidikan</strong></p>
<p>Asuransi pendidikan adalah asuransi plus investasi untuk pendidikan. Fungsi asuransinya akan menanggung risiko bila terjadi kematian atas Anda, sedangkan fungsi investasinya akan mengelola dan menginvestasikan sebagian premi yang Anda bayarkan. Hasil yang diperoleh dari pengelolaan uang Anda itu, akan dibayarkan dalam bentuk sejumlah dana yang besarnya sudah disepakati dalam polis. Waktu pembayarannya pun sudah dijadwal, disesuaikan dengan tahapan sekolah anak Anda.</p>
<p>Karakteristik Asuransi Pendidikan</p>
<ol>
<li>Karena produk dasarnya adalah asuransi jiwa, maka asuransi pendidikan sebetulnya tidak berbeda jauh dengan produk asuransi jiwa lainnya. Asuransi pendidikan akan memberikan keluarga Anda manfaat jika terjadi resiko kematian berupa santunan dan hasil investasi untuk biaya pendidikan. Namun jika tidak terjadi resiko kematian, maka asuransi akan memberikan sejumlah beasiswa pendidikan yang tidak lain berasar dari investasi Anda berupa premi yang sudah dibayarkan.</li>
<li>Investasi ini tidak bisa dicairkan setiap saat. Investasi ini baru bisa dicairkan bila terpenuhi salah satu dari dua kondisi, yaitu : pertama, apabila telah jatuh tempo, dan yang kedua apabila terjadi resiko kematian. Jatuh temponya sendiri bisa diatur dan disesuaikan dengan saat anak-anak kita masuk ke suatu jenjang pendidikan tertentu.</li>
<li>Biasanya hasil investasi di asuransi pendidikan relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan pendidikan. Namun asuransi tidak bisa sefleksibel tabungan. Ada kurun waktu minimum tertentu yang harus terpenuhi sampai ada  nilai tunai untuk diuangkan, umumnya sekitar 3 tahun. Dan biasanya, prosesnya pun lebih sulit dan perlu waktu lebih lama dibandingkan dengan tabungan pendidikan.</li>
</ol>
<p>Dari karakteristik di atas, dapat disimpulkan bahwa tabungan pendidikan sesuai untuk Anda yang ingin menyiapkan dana pendidikan dalam jangka pendek, sedangkan asuransi pendidikan lebih sesuai untuk dana pendidikan jangka panjang. Bila memang Anda memiliki dana yang berlebih, maka tak ada ruginya untuk melakukan investasi keduanya, yaitu tabungan pendidikan untuk membiayai pendidikan anak Anda dalam jangka waktu dekat (tingkat SD-SMA) dan membuat asuransi pendidikan untuk persiapan dana pendidikan anak saat memasuki perguruan tinggi nanti.</p>
<p><em>Dirangkum dari berbagai sumber.</em></p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/dana-pendidikan-anak-asuransi-atau-tabungan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dana Pendidikan Anak: Asuransi atau Tabungan?'>Dana Pendidikan Anak: Asuransi atau Tabungan?</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tabungan-atau-asuransi-pendidikan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tabungan atau Asuransi Pendidikan'>Tabungan atau Asuransi Pendidikan</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-pendidikan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi pendidikan'>Asuransi pendidikan</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/asuransi/mempersiapkan-biaya-pendidikan-anak-tabungan-atau-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asuransi dan Investasi</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-dan-investasi/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-dan-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 11:11:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/asuransi-dan-investasi/</guid>
		<description><![CDATA[Perencana Keuangan seperti Pak Safir Senduk, bahkan Penulis/Pembicara terkemuka seperti TDW, Michael LeBoeuf, Ph.D dalam bukunya &#8220;the Millionaire in You&#8221; menegaskan bahwa:
Jangan campur adukkan asuransi dan investasi, maksudnya:1. Belilah asuransi untuk proteksi dan perlindungan untuk memberikan jaminan keuangandari berbagai musibah, termasuk sakit dan kematian.2. Ber-investasi-lah di Perusahaan Investasi.
Ada beberapa hal dasar penyampaian 2 hal tsb. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/produk-asuransi-atau-investasi-apa-yang-benar-benar-menguntungkan-untuk-nasabahnya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya'>Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/mempersiapkan-biaya-pendidikan-anak-tabungan-atau-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi?'>Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi?</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/bancassurance-sebagai-alternatif-investasi-jangka-panjang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bancassurance sebagai Alternatif Investasi Jangka Panjang'>Bancassurance sebagai Alternatif Investasi Jangka Panjang</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perencana Keuangan seperti Pak Safir Senduk, bahkan Penulis/Pembicara terkemuka seperti TDW, Michael LeBoeuf, Ph.D dalam bukunya &#8220;the Millionaire in You&#8221; menegaskan bahwa:</p>
<p>Jangan campur adukkan asuransi dan investasi, maksudnya:<br />1. Belilah asuransi untuk proteksi dan perlindungan untuk memberikan jaminan keuangan<br />dari berbagai musibah, termasuk sakit dan kematian.<br />2. Ber-investasi-lah di Perusahaan Investasi.</p>
<p>Ada beberapa hal dasar penyampaian 2 hal tsb. di atas:<br />1. Ber-investasi sendiri akan memberikan RETURN yang lebih besar dan SEGERA<br />2. Ber-investasi sendiri memberikan akses yang lebih luas kepada kita untuk<br />mengatur port-folio dan memindah2kan<br />3. Ber-investasi sendiri tidak dikenakan biaya yang besar</p>
<p>Ber-investasi di Perusahaan Asuransi dengan membeli UNIT-LINK ada beberapa kekurangan:<br />1. Dana Anda baru akan mencapai Break Even Point pada tahun ke 4, ada yang tahun ke 5 atau 6<br />Jadi akan mengalami kerugian bila mencairkannya sebelum tahun ke 4.</p>
<p>Mengapa??? Karena Perusahaan Asuransi membayar biaya komisi agen yang besar, biaya iklan Agen di Surat Kabar yang sangat besar, dan biaya Jalan2 ke Luar Negri</p>
<p>2. Akses Anda kepada investasi tidak se-leluasa Anda ber-investasi sendiri</p>
<p>Investasi di Asuransi memiliki kelebihan sbb.:<br />1. Anda yang repot dan tidak punya waktu, maka instrumen ini cocok<br />2. Anda yang tidak disiplin dan tidak mampu mengendalikan diri, instrumen ini pas<br />3. Anda yang awam dan tidak mau belajar bagaimana ber-investasi sendiri, instrumen ini OK</p>
<p>Sekali lagi kami sampaikan tanpa memiliki kepentingan apapun dibalik tulisan kami, maka kami sarankan kepada Anda untuk memisahkan ke 2 (dua) unsur ini.</p>
<p>Asuransi harus dibeli untuk &#8220;Financial Security &#038; Peace of Mind&#8221;<br />Investasi harus ditata untuk &#8220;Financial Independent &amp; Happy Life&#8221;</p>
<p>Demikian dan semoga bermanfaat.</p>
<p>Freddy Pieloor, Praktisi &#038; Konsultan Asuransi &amp; Perencana Keuangan</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/produk-asuransi-atau-investasi-apa-yang-benar-benar-menguntungkan-untuk-nasabahnya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya'>Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/mempersiapkan-biaya-pendidikan-anak-tabungan-atau-asuransi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi?'>Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak, Tabungan atau Asuransi?</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/bancassurance-sebagai-alternatif-investasi-jangka-panjang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bancassurance sebagai Alternatif Investasi Jangka Panjang'>Bancassurance sebagai Alternatif Investasi Jangka Panjang</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-dan-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur pengeluaran untuk Perawatan Tubuh</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-untuk-perawatan-tubuh/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-untuk-perawatan-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 08:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/mengatur-pengeluaran-untuk-perawatan-tubuh/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menikah, seringkali seorang wanita mengindahkan kebutuhannya akan merawat tubuh (apalagi yang sebelum menikah termasuk golongan yang kurang telaten merawat diri). Padahal perawatan diri, bagi seorang wanita itu sangat penting. Jangan katakan Anda tidak punya waktu atau anggaran:-)
Aturlah pengeluaran Anda, agar dapat memenuhi kebutuhan perawatan diri. Cari tips dan trik yang murah untuk merawat diri. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants'>Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-pengeluaran-rutin-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga'>Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/kiat-mengurangi-pengeluaran/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kiat Mengurangi Pengeluaran'>Kiat Mengurangi Pengeluaran</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah menikah, seringkali seorang wanita mengindahkan kebutuhannya akan merawat tubuh (apalagi yang sebelum menikah termasuk golongan yang kurang telaten merawat diri). Padahal perawatan diri, bagi seorang wanita itu sangat penting. Jangan katakan Anda tidak punya waktu atau anggaran:-)</p>
<p>Aturlah pengeluaran Anda, agar dapat memenuhi kebutuhan perawatan diri. Cari tips dan trik yang murah untuk merawat diri. Merawat diri (baca: sesekali memanjakan diri) merupakan stress relieving activity.</p>
<p>Pengeluaran seputar kebutuhan perawatan tubuh dapat dibagi menjadi:
<ol>
<li>Produk perawatan diri</li>
<p>
<ul>
<li>Perawatan wajah</li>
<p>
<li>Perawatan rambut</li>
<p>
<li>Perawatan tubuh</li>
</ul>
<p>
<li>Produk penampilan</li>
</ol>
<p><b>PRODUK PERAWATAN</b><br />Untuk mengatur pengeluaran, sebaiknya Anda membuat anggaran yang akan keluarkan. Buat list terperinci seputar produk perawatan yang Anda gunakan. Misalnya: Susu pembersih dan penyegar wajah. Jika Anda membersihkan wajah, dua kali sehari, mungkin Anda akan menghabiskan 1botol sebulan. Demikian halnya dengan sabun mandi, setiap bulannya mungkin Anda akan membeli sabun mandi karena pemakaiannya yang rutin setiap hari.</p>
<p>Buat daftar produk yang Anda gunakan selengkap-lengkapnya, sehingga Anda memiliki gambaran, berapa yang Anda habiskan untuk produk perawatan diri selama sebulan.</p>
<p><b>PRODUK PENAMPILAN</b><br />Hampir setiap hari, kita dibanjiri informasi mengenai produk-produk yang meng-klaim dapat mempercantik Anda. Bukan sekali-dua, Andapun tergiur untuk mencoba produk tersebut. Hal inilah yang seringkali menyebabkan pengeluaran Anda membengkak. Seringkali wanita mudah tergiur rayuan iklan ataupun pramuniaga yang sedang menjajakan produknya.<br />Yang paling penting<br />1. Anda harus dapat menentukan berapa besar anggaran bulanan untuk perawatan dan penampilan. Apakah 20%, 30% atau 40%, semuanya tergantung Anda.<br />2. Ingat, hanya beli produk yang Anda butuhkan. Baik itu lipstick, eye liner, ataupun foundation.<br />3. Disiplinkan diri Anda. Jangan mudah tergiur rayuan iklan.</p>
<p><b>MEMBUAT ANGGARAN</b><br />Untuk memudahkan pengaturan anggaran, buat list produk yang Anda gunakan.<br /><i>Perawatan wajah:</i><br />Susu pembersih<br />Toner penyegar<br /><a href="http://oriflame-tokodea.blogspot.com/2007/04/pelembab-yang-pas-buat-jenis-kulit.html" target="_blank">Pelembab</a><br />Krim malam<br />Krim mata<br />Scrub<br />Masker wajah</p>
<p><i>Perawatan rambut:</i><br />Shampoo dan conditioner<br />Masker rambut<br />Hair Tonic/Vitamin rambut</p>
<p><i>Perawatan tubuh</i><br />Sabun mandi<br />Lulur<br />Hand &amp; Body Lotion<br />Cologne</p>
<p><i>Produk penampilan</i><br /><a href="http://oriflame-tokodea.blogspot.com/2007/02/memilih-alas-bedak.html" target="_blank">Alas bedak</a><br /><a href="http://oriflame-tokodea.blogspot.com/2007/04/ragam-bedak.html" target="_blank">Bedak</a><br />Lip liner<br /><a href="http://www.blogger.com/" target="_blank">Lipstick</a> (buat daftar warna yang telah Anda miliki dan Anda butuhkan)<br />Pensil Alis<br /><a href="http://oriflame-tokodea.blogspot.com/2007/02/teknik-ampuh-gunakan-blush-on.html" target="_blank">Pemulas pipi</a><br />Maskara<br /><a href="http://oriflame-tokodea.blogspot.com/2007/01/serba-serbi-minyak-wangi.html" target="_blank">Minyak wangi</a><br />Hair gel<br />Styling Mouse<br />Hair Spray</p>
<p>Kemudian tandai produk mana yang Anda gunakan tiap hari, atau hanya pada kesempatan tertentu. Selalu juga perhatikan masa pakai tiap produk, jangan membeli terlalu banyak produk yang masa pakainya singkat. Misalnya, Maskara lama masa pakainya hanya 6bulan setelah pertama kali digunakan.</p>
<p>Lihat artikel: <a href="http://oriflame-tokodea.blogspot.com/2006/12/cara-cerdik-belanja-kosmetik.html" target="_blank">Cara cerdik belanja Kosmetik</a></p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-rumah-tangga-antara-needs-vs-wants/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants'>Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga, antara Needs vs Wants</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/hemat-pengeluaran-rutin-rumah-tangga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga'>Hemat Pengeluaran Rutin Rumah Tangga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/kiat-mengurangi-pengeluaran/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kiat Mengurangi Pengeluaran'>Kiat Mengurangi Pengeluaran</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengatur-pengeluaran-untuk-perawatan-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Emas, Investasi yang Tak Lekang oleh Waktu</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/emas-investasi-yang-tak-lekang-oleh-waktu/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/emas-investasi-yang-tak-lekang-oleh-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 04:29:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuli.k</dc:creator>
				<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi emas]]></category>
		<category><![CDATA[logam mulia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Ketika remaja dulu, saya sering mengamati kebiasaan ibu saya yang selalu membeli perhiasan emas setiap memiliki uang lebih. Saat itu saya sering berkata dalam hati bahwa kalau dewasa nanti dan punya penghasilan sendiri saya tidak akan menyia-nyiakan uang saya untuk membeli emas. Yah, buat apa, toh saya tidak suka menggunakan perhiasan emas. Daripada sudah beli [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/produk-asuransi-atau-investasi-apa-yang-benar-benar-menguntungkan-untuk-nasabahnya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya'>Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/investasi/beberapa-pilihan-investasi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Beberapa Pilihan Investasi'>Beberapa Pilihan Investasi</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-dan-investasi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi dan Investasi'>Asuransi dan Investasi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika remaja dulu, saya sering mengamati kebiasaan ibu saya yang selalu membeli perhiasan emas setiap memiliki uang lebih. Saat itu saya sering berkata dalam hati bahwa kalau dewasa nanti dan punya penghasilan sendiri saya tidak akan menyia-nyiakan uang saya untuk membeli emas. Yah, buat apa, toh saya tidak suka menggunakan perhiasan emas. Daripada sudah beli mahal-mahal hanya untuk disimpan di lemari, lebih baik saya belikan saja barang lain yang lebih berguna.</p>
<p>Namun seiring dengan bertambahnya pengetahuan saya tentang investasi , saya baru mengerti bahwa apa yang dilakukan oleh ibu saya dulu adalah salah satu caranya untuk berinvestasi. Ya, emas atau logam mulia merupakan salah satu sarana investasi yang paling tua.</p>
<p>Sejak jaman dulu, logam mulia (termasuk di dalamnya emas) sudah digunakan masyarakat sebagai alat untuk menyimpan kekayaan yang teruji dalam jangka waktu yang panjang.  Apa pun masalah yang dialami suatu bangsa atau negara, logam mulia, yang salah satunya  adalah emas, tetap menunjukkan keperkasaannya.</p>
<p>Sebagai ilustrasi, harga emas pada tahun 1996 hanya berkisar Rp26.000/gram dan sampai pertengahan tahun 1997 harga emas masih sekitar Rp27.000/gram. Namun mulai akhir 1997 harga emas melonjak drastis sampai Rp75.000/gram. Pertengahan tahun 1998 harga emas sudah bertengger di atas Rp145.000/gram.Dalam waktu 10 tahun kemudian, tahun 2008, harga emas telah mencapai Rp270.000/gram.</p>
<p>Umumnya harga Emas akan naik apabila:</p>
<p>a. Inflasi lebih tinggi daripada yang diperkirakan semula.</p>
<p>b. Terjadinya kepanikan finansial</p>
<p>c. Perkembangan geopolitik yang mengarah ke Krisis</p>
<p>d. Harga minyak mengalami kenaikan signifikan</p>
<p>e. Naiknya permintaan emas untuk cadangan devisa.</p>
<p>f. Naiknya konsumsi emas dunia.</p>
<p>Ada dua fungsi investasi dengan menggunakan emas, yaitu:</p>
<ul>
<li>memperoleh <em>capital gain</em> yaitu hasil yang diperoleh dari menginvestasikan sejumlah uang ke dalam emas karena terjadinya kenaikan harganya.</li>
<li>lindung nilai ( <em>hedging</em> ), emas merupakan tempat berlindungnya kita terhadap nilai inflasi yang tinggi dan resiko ekonomi yang tinggi, sehingga nilai kekayaan kita relatif tetap dan aman.</li>
</ul>
<p><strong>Keunggulan investasi emas</strong></p>
<ul>
<li>Nilainya yang cenderung stabil. Dengan demikian, investasi emas sesuai untuk pengeluaran rumah tangga jangka panjang seperti biaya naik haji atau pendidikan anak.</li>
<li>Tidak memerlukan ketrampilan apa-apa, hanya butuh sedikit biaya untuk menyewa <em>safe deposit box</em> atau Anda simpan ditempat yang aman di rumah. Berbeda dengan investasi lainnya seperti di saham, reksadana, dll, yang memerlukan perhatian khusus. <strong> </strong></li>
<li>Bila dibandingkan dengan berinvestasi langsung di mata uang USD, emas lebih menguntungkan karena emas setelah dibeli dapat didiamkan saja beberapa lama.Sementara memiliki mata uang USD harus selalu diperbarui karena di Indonesia, <em>money changer</em> relatif rewel. Mereka menghargai murah mata uang keluaran lama atau mata uang yang terlipat. Belum lagi ada risiko nomer seri palsu.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kekurangan Investasi Emas</strong></p>
<ul>
<li>Menyimpan emas dalam jumlah banyak relatif beresiko dan mahal.</li>
<li>Apabila penyimpanan kurang baik, walau dibungkus protective cover, memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna. Khususnya emas dalam bentuk koin, kalau jatuh, penyok, atau cuil, sulit untuk di-<em>treatment</em> ulang dan bisa mengurangi harga. Dalam investasi emas, Anda cenderung harus lebih hati-hati dan memperhatikan dalam hal perawatan dan penyimpanan.</li>
<li>Return-nya relatif stabil dan kalah menggairahkan bila dibandingkan saham atau properti. Sehingga, sangat tidak disarankan untuk berinvestasi emas hanya dalam jangka pendek (1 tahun atau kurang).</li>
</ul>
<p><strong>Cara membeli emas</strong></p>
<p>Secara ringkas dapat dikatakan bahwa investasi emas bisa dilakukan dengan 2 jenis:</p>
<ul>
<li>Emas perhiasan, harganya mengandung ongkos pembuatan sehingga pada saat dijual harganya akan dikurangi dengan ongkos pembuatan</li>
<li>Emas logam mulia (emas batangan)</li>
</ul>
<p>Nah, bila tujuan Anda adalah investasi, belilah emas batangan atau koin emas yang berstandar international dan pastikan ada sertifikatnya.<strong> </strong> Anda bisa membelinya di produsennya PT.Logam Mulia – divisi penjualan emas PT.Antam Tbk, bisa dilihat melalui websitenya logammulia.com atau bisa melalui tempat pegadaian, dan juga toko-toko emas yang menjualnya. Untuk menjualnya kembali, anda bisa melakukannya di tempat-tempat tersebut juga, dengan harga pasar yang berlaku.</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/produk-asuransi-atau-investasi-apa-yang-benar-benar-menguntungkan-untuk-nasabahnya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya'>Produk asuransi atau investasi apa yang benar- benar menguntungkan untuk nasabahnya</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/investasi/beberapa-pilihan-investasi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Beberapa Pilihan Investasi'>Beberapa Pilihan Investasi</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/asuransi/asuransi-dan-investasi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Asuransi dan Investasi'>Asuransi dan Investasi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/emas-investasi-yang-tak-lekang-oleh-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keuangan Keluarga: Mari Berhemat!!!</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/keuangan-keluarga-mari-berhemat-bagian-satu/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/keuangan-keluarga-mari-berhemat-bagian-satu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 03:03:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[cara hemat]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[tips hemat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/keuangan-keluarga-mari-berhemat-bagian-satu/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang berpikir hemat itu, benar-benar mengencangkan ikat pinggang. Awalnya pun, saya berpikiran yang sama. Tapi ternyata banyak hal di sekitar kita yang bisa dimulai sebagai proyek hemat:-)
Saya mulai dengan beberapa hal yang saya lakukan ya&#8230;

Membuat Daftar Belanja bulanan
Ketimbang harus belanja tiap minggu, atau setiap stok habis&#8230; Ada baiknya jika kita melakukan belanja reguler. Bulanan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengelola-keuangan-keluarga-secara-islami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami'>Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perencanaan Keuangan Keluarga'>Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008'>Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang berpikir hemat itu, benar-benar mengencangkan ikat pinggang. Awalnya pun, saya berpikiran yang sama. Tapi ternyata banyak hal di sekitar kita yang bisa dimulai sebagai proyek hemat:-)<img class="alignright" title="kereta belanja" src="http://i271.photobucket.com/albums/jj124/tokodea/keuangan/trolley_belanja.jpg" alt="" width="240" height="186" /></p>
<p>Saya mulai dengan beberapa hal yang saya lakukan ya&#8230;</p>
<ul>
<li>Membuat Daftar Belanja bulanan<br />
Ketimbang harus belanja tiap minggu, atau setiap stok habis&#8230; Ada baiknya jika kita melakukan belanja reguler. Bulanan atau dua mingguan.<br />
Sebelum belanja, selalu gunakan catatan. Ide klasiknya adalah berusaha disiplin dengan daftar belanja yang kita buat. Dengan adanya daftar belanja, kalaupun melenceng, tidak terlalu jauh&#8230; ketimbang belanja tanpa daftar.</li>
<p>Hal lain yang saya lakukan adalah tidak melakukan penimbunan terlalu banyak:-)<br />
Misalnya dalam 1 bulan, kami sekeluarga membutuhkan 1tube besar pasta gigi. Di dalam lemari stock, saya selalu menyediakan 1tube sebagai stok.<br />
Jadi, untuk beberapa barang&#8230; jika dalam lemari jumlah persediaan adalah 1, artinya harus membeli.</p>
<li>Merencanakan menu satu minggu.<br />
Dengan merencanakan menu keluarga untuk satu minggu, kita akan lebih mudah dan irit ketika belanja.</li>
<p>Memasak untuk keluarga, kadang menjadi beban tersendiri bagi seorang ibu. Saran saya, ketika merencanakan menu satu minggu&#8230; Olah-lah bahan-bahan mentah seperti ikan, ayam, atau daging menjadi menu siap masak.</p>
<p>Kebiasaan saya setiap habis belanja, semua bahan mentah saya potong2 sesuai dengan rencana menu, dan dimasukkan dalam plastik untuk menu satu kali masak. Jika memungkinkan langsung saya beri bumbu, sebelum dimasukkan ke dalam freezer.</p>
<li>Beralih ke produk yang lebih ekonomis<br />
Terkadang, kita sebagai konsumen tergiur untuk membeli produk-produk yang iklannya ditayangkan di media. Padahal, produk yang melakukan iklan besar2an&#8230; bisa dipastikan harganyapun lebih tinggi.</li>
<p>Tidak ada salahnya jika kita beralih ke produk2 non-premium untuk beberapa kebutuhan rumah tangga. Beda harga produk ini mungkin hanya beberapa ratus rupiah, tapi itupun penghematan kan?</p>
<p>Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, sesuai dengan pepatah lama:-)</p>
<li>Beli dalam kemasan besar<br />
Produk-produk rumah tangga, biasanya tersedia dalam beberapa kemasan. Produk dengan kemasan jumbo, harganya sedikit lebih murah dibandingkan dengan produk dengan kemasan standard</li>
<p>Gak perlu malu untuk menghitung harga per 100gr atau per piece tiap produk untuk membandingkannya. Untuk hal ini, biasanya saya minta tolong suami <img src='http://keuangankeluarga.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<li>Jangan fanatik pada satu merk (kalau bisa&#8230;)</li>
<p>Suami saya sering bilang&#8230; &#8220;Kalau semua konsumen seperti kamu, pasti banyak perusahaan yang bingung mencari <em>target market</em>&#8221;</p>
<p>Kenapa beliau berpendapat demikian?<br />
Saya tidak fanatik dalam membeli diaper untuk anak:-) Menurut saya pribadi, saya cukup fanatik karena target saya hanya 3merk tertentu.<br />
Hanya saja, jika bulan ini saya beli produk A, belum tentu bulan depan juga membeli produk yang sama. Bisa jadi B atau C. Tergantung produk mana yang sedang melakukan promo. Hihihi&#8230;</ul>
<p>Next time saya akan menulis tentang cara hemat lain ya&#8230;<br />
Selamat berhemat!!!</p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengelola-keuangan-keluarga-secara-islami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami'>Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perencanaan Keuangan Keluarga'>Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008'>Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/keuangan-keluarga-mari-berhemat-bagian-satu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghindari Kesalahan Terbesar Keuangan Perempuan</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/menghindari-kesalahan-terbesar-keuangan-perempuan/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/menghindari-kesalahan-terbesar-keuangan-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 00:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/menghindari-kesalahan-terbesar-keuangan-perempuan/</guid>
		<description><![CDATA[Kesalahan Keuangan #1Menganggap gaji tidak cukup untuk ditabungMenurut Kathy Kristof dalam bukunya Investing 101, semua orang punya sejumlah uang untuk ditabung, kecuali jika Anda hidup di bawah garis kemiskinan.SolusiCatat pengeluaran harian ANda selama satu bulan untuk mengetahui ke mana perginya uang Anda. Lalu cari cara untuk membelanjakan kurang dari jumlah tertentu, misalnya engurangi pengeluaran Rp30.000,00 [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/kartu-kredit/beberapa-kesalahan-yang-seringkali-dilakukan-oleh-pengguna-kartu-kredit-di-dunia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pengguna kartu kredit (di dunia)'>Beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pengguna kartu kredit (di dunia)</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-melakukan-perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga'>Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengelola-keuangan-keluarga-secara-islami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami'>Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" ><span style="font-weight: bold;">Kesalahan Keuangan #1</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Menganggap gaji tidak cukup untuk ditabung</span><br />Menurut Kathy Kristof dalam bukunya<a href="http://www.amazon.com/exec/obidos/ASIN/1576603075/tokodea-20" target="_blank"> <span style="font-style: italic;">Investing 101</span></a>, semua orang punya sejumlah uang untuk ditabung, kecuali jika Anda hidup di bawah garis kemiskinan.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Catat pengeluaran harian ANda selama satu bulan untuk mengetahui ke mana perginya uang Anda. Lalu cari cara untuk membelanjakan kurang dari jumlah tertentu, misalnya engurangi pengeluaran Rp30.000,00 per hari. Sesudah jumlah penghematan mencapai Rp1.000.000,00 masukkan ke dalam rekening tabungan.</p>
<p><span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" ><span style="font-weight: bold;">Kesalahan Keuangan #2</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Punya tujuan finasial tapi tak punya rencana implementasi</span><br />Jika Anda ingin menurunkan berat badan 5kg, Anda tidak sekedar mengharap saja, tapi harus menjalan program diet. Begitu juga halnya jika Anda ingin punya tabungan dalam jumlah tertentu di usia 65 tahun. Anda <span style="font-size:85%;"><span style="font-weight: bold;">HARUS</span></span> menjalankan program untuk mewujudkannya.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Jika membuat program terlalu rumit untuk Anda, coba minta bantuan dari luar. BIcara dnegan teman atau keluarga yang Anda hormati dan bisa mengelola uang secara baik. Atau bicara dengan seorang perencana keuangan.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);">Kesalahan Keuangan #3</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Menganggap sudah terlalu terlambat untuk mulai menabung</span><br />Tak ada kata terlambat untuk menabung, apakah umur Anda 30, 45, atau bahkan 60 tahun.<br />Menurut Rennie Gabriel dalam buku <a href="http://www.amazon.com/exec/obidos/ASIN/1891689819/tokodea-20" target="_blank"><span style="font-style: italic;">Wealth on Any Income</span></a>, satu-satunya waktu terlalu terlambat untuk menabung adalah sesudah meninggal.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Jika Anda menabung mulai dari sekarang, Anda akan punya uang jika mendadak perlu uang. Jika ada pengeluaran uang tak terduga, Anda tak perlu meminjam uang, yang berarti terhindar dari berhutang dan membayar bunga.</p>
<p><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" >Kesalahan Keuangan #4</span><br /><span style="font-weight: bold;">Meminjamkan uang kepada kerabat atau teman</span><br />Sering terjadi, kerabat atau teman meminjam, dan tidak bisa membayar hutang mereka.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Pinjamkan uang hanya jika Anda siap untuk menuliskannya sebagai hadiah. Anda bisa menetapkan aturan pembayaran, tapi intinya adalah perlu disadari, bahwa sebagian besar uang yang dipinjamkan kepada teman atau keluarga tak bisa dibayar.</p>
<p><span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" ><span style="font-weight: bold;">Kesalahan Keuangan #5</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Belanja berlebihan untuk anak karena merasa bersalah</span><br />Sebagian ibu mudah tergoda untuk membelikan barang-barang bagus untuk anaknya. Atau mendaftarkan anak mengikuti aktivitas tertentu. Padahal keinginan anak tak ada habisnya.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Jika Anda melakukan hal yang, hentikan dan kaji ulang prioritas Anda. Apakah Anda benar-benar yakin, anak Anda akan menganggap Anda orang tua yang lebih baik karena Anda membelikan banyak mainan untuknya? Apakah Anda ingin memberikan contoh tanggungjawab keuangan seperti ini kepada anak Anda? Sebelum mengatakan <span style="font-size:85%;"><span style="font-weight: bold;">YA</span></span> untuk setiap permintaan anak Anda, coba lakukan hal ini: <span style="font-size:85%;"><span style="font-weight: bold; font-style: italic;">luangkan waktu untuk menemani anak Anda ketimbang uang</span></span>. Kasih sayang yang Anda berikan kepadanya jauh lebih berharga dari sepatu olahraga yang mahal.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);">Kesalahan Keuangan #6</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Hanya membayar tagihan minimum untuk kartu kredit</span><br />Jika Anda membayar tagihan minimum Rp200.000,00 untuk tagihan kartu kredit sebesar Rp2.000.000,00 dengan bunga 3,25% per bulan, artinya dalam setahun bunga yang Anda bayarkan sebesar 39%. Hampir separuh dari hutang Anda sebenarnya.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Selalu bayar lunas hutang kartu kredit Anda. Atau usahakan selalu membayar lebih besar daripada limit pembayaran minimum. Dan <span style="font-size:85%;"><span style="font-weight: bold;">JANGAN</span></span> gunakan kartu kredit ANda untuk hal yang tidak penting.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);">Kesalahan Keuangan #7</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Berhutang dengan kartu kredit</span><br />Adanya kartu kredit membuat banyak orang yang hidup lebih besar pasak darpda tiang. Atau membeli sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dengan berhutang pada kartu kredit<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Kali berikut Anda ingin membeli sesuatu dengan kartu kredit, tanyakan kembali pada diri Anda apakah Anda benar-benar membutuhkan hal tersebut? Atau <span style="font-size:85%;"><span style="font-weight: bold;">EGO</span></span> Anda yang membutuh benda tersebut?</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);">Kesalahan Keuangan #8</span></span><br /><span style="font-weight: bold;">Belanja untuk menyenangkan hati</span><br />Menurut survei yang dilakukan oleh myvesta.org 17% responden menggunakan uang untuk meningkatkan <span style="font-style: italic;">self-esteem</span>, 16% belanja untuk meredakan stress, dan 40% merasa perasaannya berubah sesudah belanja.<br /><span style="font-weight: bold;">Solusi</span><br />Temukan hal lain untuk meredakan stress. Cari aktivitas pengganti, misalnya bermain dengan anak Anda. Meningkatkan frekuensi berolahraga, atau berkumpul dengan teman.</p>
<p><span style="font-weight: bold;font-size:78%;" >sumber: Aura XII/27 dimodifikasi oleh Dea Haryono</span></p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/kartu-kredit/beberapa-kesalahan-yang-seringkali-dilakukan-oleh-pengguna-kartu-kredit-di-dunia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pengguna kartu kredit (di dunia)'>Beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pengguna kartu kredit (di dunia)</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-melakukan-perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga'>Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/mengelola-keuangan-keluarga-secara-islami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami'>Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/menghindari-kesalahan-terbesar-keuangan-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merencanakan Keuangan Keluarga untuk tahun 2008</title>
		<link>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/</link>
		<comments>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 20:29:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dea.haryono</dc:creator>
				<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keuangankeluarga.com/uncategorized/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung semangat tahun baru masih terasa&#8230; Yuk, kita mulai dengan melakukan perencanaan keuangan yang lebih baik untuk tahun 2008 ini.
Sebelumnya, SELAMAT TAHUN BARU everyone:-)
Merencanakan keuangan untuk satu tahun ke depan, bisa jadi merupakan hal yang sangat sulit, sekaligus menantang. Hmm, terlebih bagi orang-orang seperti saya:-) always play it by ears, dear&#8230;  Well, tahun ini&#8230; [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-melakukan-perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga'>Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/keuangan-keluarga-mari-berhemat-bagian-satu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Keuangan Keluarga: Mari Berhemat!!!'>Keuangan Keluarga: Mari Berhemat!!!</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perencanaan Keuangan Keluarga'>Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung semangat tahun baru masih terasa&#8230; Yuk, kita mulai dengan melakukan perencanaan keuangan yang lebih baik untuk tahun 2008 ini.</p>
<p>Sebelumnya, SELAMAT TAHUN BARU everyone:-)</p>
<p>Merencanakan keuangan untuk satu tahun ke depan, bisa jadi merupakan hal yang sangat sulit, sekaligus menantang. Hmm, terlebih bagi orang-orang seperti saya:-) <span style="font-style: italic; color: rgb(102, 51, 255);">always play it by ears, dear&#8230;</span>  Well, tahun ini&#8230; iALLAH semuanya harus lebih baik ya&#8230;</p>
<p>Bersedia&#8230; Siap&#8230; Yuk!!!</p>
<p><span style="font-weight: bold;font-size:130%;" >Pertama</span><br /><span style="font-weight: bold; font-style: italic;">Evaluasi</span> keuangan Anda setahun ke belakang. Lihat kondisi keuangan Anda, bagaimana Anda menghabiskan uang Anda, mana yang terencana, mana yang &#8216;by accident&#8217;. Lihat apa kelemahan utama Anda tahun lalu, ELIMINASI!!! Lakukan perencanaan yang lebih baik tahun ini.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold;">Kedua</span></span><span id="intelliTXT"><br />Buat asumsi yang masuk akal tentang bagaimana Anda akan membelanjakan uang Anda. Kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan, tapi&#8230; sejarah (seperti halnya fashion) dapat berulang jika kita tidak belajar dari pengalaman tahun lalu. Belajar dari pengalaman orang lain.</p>
<p>Lakukan perencanaan terhadap kemungkinan yang ada. S<span style="font-style: italic; font-weight: bold;">elalu lakukan perencanaan!!!</span></p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold;">Ketiga</span></span><br />Tulis semua sumber pendapatan Anda. Jumlah yang Anda tuliskan haruslah NILAI NYATA.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold;">Keempat</span></span><br /><span style="font-weight: bold; font-style: italic;">Catat semua pengeluaran &#8216;tak terduga&#8217;.</span><br />Biaya mudik lebaran atau biaya yang Anda keluarkan untuk membeli hadiah natal bagi orang-orang terdekat. Rencanakan semua, agar Anda tidak terlalu stress saat menghadapinya.</p>
<p>Masukan pengeluaran tersebut dalam perencanaan Anda, dan sisihkan sebagian uang Anda untuk mencicilnya.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold;">Kelima</span></span><br /><span style="font-style: italic; font-weight: bold;">Hitung pengeluaran rutin bulanan Anda.</span> Biaya telpon, listrik, air, belanja bulanan, transportasi, cicilan mobil, rumah. Catat semuanya. Dengan demikian, Anda akan melihat dengan jelas kemana perginya uang Anda.</p>
<p><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold;">Keenam</span></span><br />Mulailah menggali potensi diri. <span style="font-style: italic; font-weight: bold;">Cari penghasilan tambahan</span> yang dapat membantu keuangan Anda.</p>
<p>Nah, segera lakukan langkah satu hingga lima. iALLAH Anda akan sedikit terbebas dari stress:-)</p>
<p>Dan mulailah mencari kemungkinan mendapatkan penghasilan tambahan, banyak sekali alternatif-nya. Mulai dari mengerjakan hobi yang menguntungkan (menulis, membuat aksesories, utak-utik elektronik), menjadi reseller produk, membuka <a href="http://www.tokodea.com/" target="_blank">toko online</a>, menjadi <a href="http://www.dbc-network.net/" target="_blank">distributor</a> produk mul.ti level mar.keting. Banyak sekali kemungkinan mendapatkan penghasilan tambahan, semua bergantung Anda.<br /></span></p>
<p id="bte_opp"><small>Republished by  <a href="http://www.blogtrafficexchange.com/old-post-promoter/">Blog Post Promoter</a></small></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/tips-melakukan-perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga'>Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/keuangan-keluarga-mari-berhemat-bagian-satu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Keuangan Keluarga: Mari Berhemat!!!'>Keuangan Keluarga: Mari Berhemat!!!</a></li>
<li><a href='http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/perencanaan-keuangan-keluarga/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perencanaan Keuangan Keluarga'>Perencanaan Keuangan Keluarga</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keuangankeluarga.com/keuangan-keluarga/merencanakan-keuangan-keluarga-untuk-tahun-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

